Tanda-Tanda Cinta
1. Menghunjamkan Pandangan Mara
Mata adalah pintu hati, yang mata juga merupakan pengungkap kandungan hati dan penyibak rahasia-rahasianya. dalam hal ini mara lebih mampu menyampaikan daripada lidah. Sebab indikasinya terjadi seketika itu pula, tanpa ada pilihan lain dari pelakunya. Indikasi lidah berupah ucapan mengikuti apa maksudnya. sehingga tidah mengherankan jika engkau melihat pandangan orang yang sedang jatuh cinta selalu terarah kepada orang yang disintainya, kemanapun perginya, sebagaimana yang dikatakan dalam sebuah syair,,..
Ku ikuti arah pandangan dimanapun kau pergi
tak seorangpun mampu menghalangi jalan yang kulalui
bahkan dimata orang yang mencintai, kekasihnya itu ibarat patung dirinya, sebagaimana kepribadiannya yang selalu ada dihatinya, sebagaimana yang dikatakan dalam sebuh syair,..
Aku heran mengapa ingatanku tertuju kepada mereka
kuajukan pertanyaan padahal mereka ada disisiku
mataku mencari padahal mereka ada kehitapan mataku
hatiku merindu padahal mereka ada diantara tulang iga
yang dicinta sebagaimana dikatakan dalam syair ,
jika mereka menghalangi agar aku tak memandangnya
maytakupun takkan sudi lagi meamndang manusia
2. Malu-malu jika orang yang dicintai memandangnya
untuk itu dia hanya bisa mrmandang kebawah, kepermukaan tanah, karena dia merasa sungkan kepada orang yang dicintainya karena didorong perasaan malu dan dan adanya keagungan kedudukan orang yang dicintai didalam hatinya. Oleh karena itu para raja menganggap lancang laeanbicaranya yang berbicara sambil mengarahkan pandangan kepada mereka. yang benar ialah dengan cara memandang kearah bawah.
Ini merupakan gambaran adab, Pandangan tidak boleh beralih -alih (celingkuhan) kekiri kekanan dan tidak memandang secara serius dan tajam. Yang benar adalah memandang lawan bicaranya sepintas lalu. Oleh karena itu Rasulullah orang-orang sedang shalat memandang kearah langit dan mengancam siapapun yang melakukannya, bahwa pandangan martanya bisa menjadi buta.sebab yang seperti ini mencerminkan kesemprnaan adab, apalagi orang yang sedang sahalat itu berdidiri di hadapan Allah. Orang yang sahalat harus berdiri tegap, menundukan mkepala dan menagarahkan pandangannya ke tanah. Kalau tidak karena keagungan Allah di atas Arsy-Nya yang berada diatas langit , tentu tak ada bedanya antara memandang keatas maupun kebawah.
3. Banyak mengingat Orang yang dicntai, Membicarakan dan Menyebut NAmanya.
orang yang jath cinta mearasa bangga jika bisa menyebut orang yang dicintai tatkala berada dalam puncak ketakutan atau tatkalaberahadapan dengan musuh, sebagaimana yang dikatakan sesorang
Kusebut dirimu tatkala anak panah siap menghunjam
senjata-senjata yang lain juga datang berseliweran
Disebutkan dalam syair yang lain,
kusebut dirimu tatkala tombak berlontaran
seperti lubang sumur yang diguyur susu hitam
aku siap menangkap sabetan pedang mengkilat
seperti kilatan buah dadamu yang padat
Tanda cinta yang sejati adalah menyebut orang yang dicintai tatkala senang dan susah
sebenarnya masih banyak bangat tanda-tanda cinta yang lainnya..nanti kita bahas lagi..
OK...OK....OK....
SELAMAT MEMBACA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar